Rabu, 16 November 2016

REVIEW LULUR IBU

Diposting oleh Iraa di 07.34 0 komentar
Hai Beautiest... Bagi pecinta Skincare, pasti gak bakal ninggalin deh sama yang namanya Lulur. Iyakan? Nah kali ini aku bakal bahas tentang Lulur Ibu. Mungkin sedikit asing atau sudah populer dikalangannya. Soalnya kata temenku (Admin IG @LulurIbuOfficial), Lulur Ibu tersebut sudah terkenal. Sebelumnya aku mau cerita dulu bagaimana ceritanya aku dapet Lulur ini. Waktu itu aku nginep ditempatnya temenku Admin tadi. Jadi di kamarnya banyak banget Produk dari Lulur Ibu. Gak Cuma Lulur, banyak deh pokoknya. Berhubung aku sukanya Lulur, jadi aku minta deh satu Lulur Ibu. Hahaha. Kalau beli sih harganya 50.000,-. Menurutku lumayan terjangkau, karena isinyapun banyak, aku pakai seminggu dua kali dan selama tiga bulan belum habis. Aku pakainya kewajah dan seluruh tubuh. Pertama kali yang aku nilai dari Lulur Ibu adalah Aromanya. Sedih banget, karena aromanya gak sedep sama sekali. Punyaku yang original, ada yang Coffe, tapi kata temenku aromanya sama aja. Tapi, yaudahlah yaa, lama kelamaan kebiasa dengan Aromanya yang tidak enak itu. Yeah diluar Aromanya yang tidak sedap itu, aku suka banget sama hasil Lulur yang keset, gak licin, karena biasanya sehabis luluran pasti licin-licin gitu gak enak, tapi Lulur Ibu hasilnya keset. Lulur ini bikin kulit lembut banget, aku jadi ngrasa kayak artis-artis gitu, Kulit artis mungkin gini kali yaa, lembut. Hahaha. Dan kalau diwajah, enak banget rasanya. Dipakein foundation, bb cream atau apapun tuh enak banget, kayak ngresep dan pegang wajah juga lembut gitu.  Kalau mencerahkan kulit, mungkin belum terlihat, mungkin sedikit lebih cerah, tapi gak keliatan kalau menurutku. Soalnya kalau itukan harus dibantu dengan pemakaian sunblock kalau keluar rumah, nah sementara aku tuh males pake sunblock, jadi mungkin enggak keliatan efek cerahnya. Dan terakhir nih, ternyata oh ternyata aroma yang tidak sedap tadi tuh, itu manfaatnya untuk mengurangi bau badan, gitu sih yang aku baca. Jadi kalau aku kasih rate : 4 dari 5. Karena aromanya aja yang enggak banget. Lainnya suka, repurchase? Minta lagi mungkin iya hahaha~
-                      -           Aromanya tidak sedap
+      Keset di kulit
+      Menjadikan kulit lembut

+      Menjadikan kulit wajah mudah diapply make up

REVIEW LIPSTICK PURBASARI

Diposting oleh Iraa di 07.29 0 komentar
Hai Pecinta Lipstick Matte~! Kalau belum coba Lipstick Purbasari, ayo coba dulu, harganya murah Cuma 27.000,-. Kalau masih mahal, nabung sehari seribu dah hahaha~ oke, kalau masih ragu sama Lipstick Purbasari. Baca dulu review dariku nih. Pertama, aroma dari Lipstick Purbasari itu manis-manis enak. Tidak menyengat dan tidak menggangu. Warnanya cantik-cantik, pilihan apapun ada, cetar, nude lengkap deh. Warnanya keluar banget nyata alias Pigmented. Enggak bikin bibir kering, hasilnya tidak ada crack atau pecah-pecah gitu dan tahan lama. So, tunggu apalagi? Sebelum coba yang mahal-mahal, coba dulu yang murah, tapi Bagus~ hahaha simple banget karena emang speechless sama lipstick satu ini, aku bukan pecinta lipstick apalagi lipstick matte. Aku biasanya pake Liptint atau malah Cuma lipbalm. Karena Lipstick tuh, bikin bibir kering, soalnya bibirku super kering. Apalagi Lipstick Matte, duh kayak ketarik gitu bibirku, gak nyaman buat ngomong. Dan biasanya nyampe kegigi-gigi. Hahaha. Tapi setelah ketemu Lipstick Purbasari. Aku jadi sering pake Lipstick. Kalau ratenya : 4,5 dari 5 soalnya packagingnya terlalu biasa (?) tapi sebenernya sudah elegan kayak Lipstick mahal gitu, soalnya aku suka yang lucu-lucu gitu. Kalau ditaruh display make up, jadi kayak gak cantik. Hahaha Repurchase? Iya, warna yang lain. Aku punya nomor 92.
-          Packaging tidak cute
+      Aroma manis
+      Langsung Matte
+      Tahan Lama
+      Pigmented
+      Tidak bikin Bibir Kering
+      Tidak krek dibibir
+      Nyaman dipakai.
+      Bibir tidak seperti ditarik.
+      Warna lengkap
+      Drugstore

+      Murah
 

Sabtu, 15 Oktober 2016

Last Blog Daily About : My Announce Carrier.

Diposting oleh Iraa di 08.08 0 komentar
Telah diputuskan kalau ini adalah Blog terakhir yang akan membahas Pekerjaanku sebagai Penyiar Radio. Karena pertanggal 18 September, aku telah resmi mengundurkan diri dari Manajemen. Blog terakhir karena sebenarnya sudah tidak berhak untuk bicara banyak tentang Manajemen. Aku sudah bukan Artis dari Manajemen itu lagi. Nama Udaraku sudah aku kubur. Hahaha. Sebenernya ini aku akan membahas kenang-kenangan terakhir dari Manajemenku. Jadi mari kita percepat saja. Sebelumnya, blog ini honestly review dari aku, bukan untuk menjatuhkan Manajemen. Manusia berhak berpendapat dan ini diunggah keBlog hanya untuk pengetahuan saja.
Oke jadi berawal dari weekly meeting yang memberitahukan Kabar gembira. Bahwa siapapun yang mau menjadi Agen Suatu produk yang jadi andalan Manajemen, akan mendapatkan Honor yang tidak sedikit, sebenernya tidak banyak juga. Tapi menjadi banyak ketika menjadi agen tidak memerlukan modal, tidak memerlukan menjual banyak produk. Menjual satu produk saja, Sang Agen akan mendapatkan honor tersebut. Dengan artian tidak ada target. Sebenernya ada, jika menjual lebih banyak, tentunya bakal dapat honor yang lebih besar. Sebenernya udah ngrasa kalau Hal tersebut, tidak seindah yang dijanjikan. Tidak seindah yang dibayangkan. Tidak seindah yang seharusnya.
Oke Fix. Tanggal 12 Agustus aku menerima barang. dalam perjanjian, sebulan akan menerima Honor. Otomatis tanggal 12 September aku harusnya dapat Honor. Oke semangatlah aku menjual produk, waktu itu, aku sudah menjual 3 produk. Sekitar tanggal 30 Agustus, Weekly meeting diadakan kembali. Mengatakan kalau Agen harus menjual minimal 4 agar bisa menjadi agen di bulan kemudian. Dan waktu diperpanjang sampai per tanggal 30. Sebelum tanggal pengunduran diriku, yaitu tanggal 18 Sept aku sudah menjual 5 produk. Dalam artian aku sudah menjual melebihi target. Walaupun ditanggal 18 aku harus menyelesaikan tugas agenku, karena aku mengundurkan diri dari Manajemen. Waktu itu aku bertanya pada Pihak Marketing tentang Honor Agenku. Pihak Marketingku tidak tahu-menahu atas Honorku, bisa jadi Cuma dapat separo. Bisa jadi full, karena toh perjanjiannya jual satu produk aja dapet Full Honor, Cuma buldep gak bisa jadi agen lagi. Oke aku menunggu hari yang aku anggap cerah. Yaitu tanggal 30 September, berharap aku dapet uang honor. Dan ternyata yang aku dapatkan adalah uang jaminanku, bukan honorku. Lanjut cerita, aku menghubungi Marketingku, kalau uang jaminanku yang diprediksi pada 13 Oktober baru cair, ternyata cair lebih cepat. Tapi honor agenku gak ada sama sekali. Aku menanyakan tentang Honor Agenku. Marketing menjawab kalau cairnya pertanggal 10. Penantianku yang seharusnya pertanggal 12 Sept harus diperpanjang lagi sampai tanggal 10 Oktober. Sabarlah yaa menantikan Honor yang menurutku gak seberapa tapi lumayan buat belanja make up. Dan menunggu hari demi hari yang sebenernya aku hitung dari perjamnya. Jujur banget aku pengen banget dapet uang itu, karena sejujurnya 5 produk yang laku, satu produk itu aku beli sendiri untuk konsumsi keluargaku. Aku beli dengan harga yang tidak murah. Padahal produknya kecil banget, bahkan aku enggak terlalu tau dan tidak terlalu merasakan manfaatnya. Tibalah tanggal 10 Oktober. Aku cek saldo atm berkali-kali nyampe Pulsaku habis (maaf perhitungan banget. Kasus ini aku sensitif banget), saldo atmku gak nambah juga, akhirnya sore aku nanya ke-Marketing lagi. Padahal statusnya aku sudah bukan member Manajemen lagi, dan aku semacam menagih uang. Sebenernya aku menagih HAKku. Lalu Marketing tidak punya jawaban. Besok baru dia bisa kasih jawaban setelah dapet jawaban dari atasannya Marketing alias Kantor Pusat dari Manajemen. Besoknya aku bertanya kembali dan hasilnya, aku gak dapat Fee karena dianggap mengundurkan diri pertanggal 18 Sept. Seketika itu, aku langsung gak bisa sok manis lagi sama Marketingku, padahal Marketing hanya menyalurkan jawaban dari Pusat. Bahkan aku membayar satupersatu dari produk yang terjual, aku transfer pake pulsa, aku ke bank. Sekali lagi aku memang perhitungan tentang ini. Dan sebenarnya aku coba konfirmasi langsung ke-pusat, dan tidak ada jawaban. Baiklah. Berarti memang bukan hakku. Produk yang aku beli, semoga bermanfaat. Dan semoga aku tidak pernah merugikan perusahaan, meskipun aku sudah dua kali nombok.

Sebenernya memang aku tidak berhak lagi membicarakan Manajemen masalaluku. Maaf dan terima kasih.
Mungkin ini bukan bener-bener yang terakhir. selanjutnya mungkin akan membahas yang Indah-indah saja tentang Manajemen~ Kan tidak selalu Buruk dan tidak selalu Indah.

Minggu, 18 September 2016

SKIN CARE FOR BEGINNER – DRUGSTORE

Diposting oleh Iraa di 09.51 0 komentar
Hai~ Yeah akhirnya aku membuat BLOG tentang Kecantikan. Hahaha aku enggak Cantik Luar biasa sih. Tapi aku cewek. Nah yang pasti semua cewek itu cantikkan? Hahaha oke deh langsung aja, yang aku bahas adalah tentang SKIN CARE untuk pemula. Kayak aku nih, yang emang baru pemula didunia kecantikan. (LOL Padahal Usiaku 23 Tahun). Jadi ini adalah urut-urutan untuk kamu yang bener-bener baru banget sadar, kalau kamu butuh Skincare.
SKIN CARE untuk pemula.
1.       SABUN CUCI MUKA – FACIAL WASH
Pertama banget nih, mau setomboy-tomboynya orang, kayaknya (kayaknya loh ya), pasti deh gak bakal lepas dari yang satu ini. Sabun Cuci Muka, pakailah Sabun Cuci muka, minimal sehari dua kali. Jangan terlalu sering juga sih, karena itu akan membuat kulit kering atau malah iritasi. Inget ya, yang berlebihan itu selalu tidak baik. Sebutuhnya saja. Aku pakai sabun Cuci Muka POND’s. Udah dari jaman SMA kelas 2. Sebelumnya pakai sabun mandi biasa, dipake kemuka. It’s oke kalau emang sabun mandi biasa dipake sabun cuci muka juga. Tapi kalau yang pengen benefitnya itu pas buat muka, yaa cari yang buat muka. Soalnya ada temenku, yang sabun cuci mukanya pake sabun mandi biasa, itu dia baik-baik saja, tetep cerah walaupun dia seorang suporter Bola. Ahay Suporter Bola loh guys, dia tomboy. Tapi setomboy-tomboynya cewek, teteplah gak mau keliatan jelek. Dia cantik kok, manis, wajahnya enggak buluk karena dia cuci pake sabun mandinya. Oiya kembali ke-pengalamanku. Aku pakai POND’s itu gonta-ganti warna kok, dari yang mulai Biru, Hijau, Pink, Hitam dan sekarang yang Gel, itu aku pernah pake semua.
2.       TONER
Yupz, setelah Cuci muka, pakailah dulu Toner. Menurutku, mau pake krim malam atau krim siang yang mahal sekalipun, kalau abis cuci muka, enggak pake Toner tuh, krimnya enggak ada hasilnya. Dan mau kamu pake Make up atau enggak, Toner itu hal terpenting kedua untuk skincare. Aku pake Toner dari Pixy. Yupz setahun terakhir aku pake Toner Pixy, Toner pertamaku juga dan sampai sekarang. Yupz aku baru men dibidang kecantikan.
3.       HANDBODY
Nah yang satu ini, kalau kamu pengen kulitnya enggak kusam, halus dan enggak belang. Aku saranin, mulailah pake Handbody. Enggak harus Handbody yang mahal kok. Handbody apapun, tapi emang kadang efek dari Handbody itu beda-beda, ada yang bikin bulu kulit jadi panjang (Belum tau ini mitos atau beneran), ada yang dikulit rasanya lengket, tapi intinya pakailah Handbody. Nanti kalau udah mulai pakai, bakal tau kok, mana yang menurut kamu bagus. Mana yang cocok dan kamu butuhkan. Kalau aku, suka banget sama Handbody Vaselline, yang warna apapun. Kalau mau berhemat sih, sekalian beli yang ada SPF-nya. Biar kalau berkegiatan diluar panas-panasan, enggak gosong kulitnya. Aku pernah pake Citra, Placenta (? Pokoknya yang murah gedhe), Lain-lain pokoknya banyak. Tapi aku suka Vaselline, udah fix. Dan oh iya, Handbody malem aku suka Nivea Body serum Night Whitening. Sebenernya Vaselline juga pernah coba dan bagus, tapi kayak bingung milih. Jadi kalau malem aku pake Nivea, kalau Daily pake Vaselline.
4.       NIGHT CREAM – KRIM MALAM
Biar kulit wajah itu selalu sehat terawat, jangan lupa dikasih Makanan kalau malem. Kan enggak bakal tuh buru-buru kalau mau tidur, jadi sempetin pake Krim malam kalau mau tidur setelah cuci muka dan pake toner. Ingetnyaa Toner dulu, jangan Cuci muka langsung krim malam. Menurutku gak ada hasilnya kalau itu. Soalnya aku dulu pertama kali pake krim malam, tanpa pake toner, pas itu aku belum kenal toner, aku kenal krim malam dua tahun terakhir. Jadi setahun lebih lama dari toner. Aku pake krim malam garnier waktu itu. Gak ada hasilnya atau mungkin ada, tapi gak terlalu keliatan. Menurutku tetep kusam gak mencerahkan. Tapi pas aku mulai pake toner, yes! Sedikit lebih bersih dan halus. Dan Krim malamku sekarang ini dari Ristra. Sebelumnya pake Krim malamnya Pixy, enak banget itu, tapi pindah ke-Ristra karena di-Ristra ada antiwrinkle-nya. Hahaha biar agak lengkap gitu. Tapi sebenernya enakan Pixy, dingin-dingin gitu. Kalau Ristra sedikit lengket dan baunya aneh. Tapi it’s oke sih. Untuk pembahasan perproduk yang lebih detail, mungkin lain kali bikin Review.
Oiya, jadi setomboy-tomboynya cewek, seenggak mau ribetnya cewek dan secueknya cewek. Kalau malem, selolah yaa buat elus-elus bentar pake krim malam. Biar tomboynya tetep manis gitu, biar kulitnya terawat gitu.
5.       LIPBALM
Yang terakhir nih. Buat yang males minum, kayak aku. Dan aku gak doyan air putih juga. Hahaha, makanya bibir super kering. Untuk mengatasi bibir kering. Aku selalu pake lipbalm. Mau tidur, mau berkegiatan apalagi. Tapi aku kenal Lipbalm juga baru setahun terakhir. Aku awalnya pake Lipbalm Pixy, tapi sekarang lagi pake Maybelline Lip Balm yang candy now. Keduanya bagus, Cuma kalau Maybelline ada aroma buah. Hahaha.


Jadi udah itu aja cukup untuk Skincare pemula. Setomboy apapun dan secuek apapun kamu. 5 hal diatas itu enggak ribet kok. Dan pastinya enggak mahal sama sekali, bisa didapatkan dimana saja, maksudnya ditoko-toko atau warung :-D. Pake produk yang termurahpun bisa, nanti bakal ngrasain sendiri pengen pake yang mana. Maaf kalau enggak ada foto produknya. Mungkin bakal aku buat review satu-satu produk yang pernah aku coba. Semoga bermanfaat. Terima kasih~ XOXO Salam kenal.

BLOG DAILY #2 KEHIDUPANKU YANG INDAH TELAH BERLALU

Diposting oleh Iraa di 09.47 0 komentar
Aku menyerah pada mimpiku, aku tinggalkan semua hidup indahku. Teman-temanku, kegiatanku yang menyenangkan dan mimpiku. Bukan aku lelah, tapi aku menyerah pada Nasib. Aku menyerah pada hidup yang serba terbatas gerak-geriknya. Ya Rabb maafkan aku. Beritau aku caranya atau seperti inipun, aku ikhlas. Aku bahkan tidak berani jatuh cinta, karena aku tau, itu akan sulit untukku. Suatu saat nanti, dengan keikhlasan juga, aku akan menerima seseorang untuk hidup denganku dimasa depan. Dan semoga dia juga ikhlas menerimaku, seseorang yang sudah menyerah dengan mimpinya. Siapapun itu, pastilah dia orang yang sangat baik, karena dia mau menerimaku. 

Minggu, 14 Agustus 2016

BLOG DAILY #1

Diposting oleh Iraa di 16.33 0 komentar
Aku bersyukur bisa hidup di Kudus untuk 2 tahun terakhir ini, setelah 4 tahun hidup di Jogja. Seandainya aku lanjut di Jogja, mungkin seterusnya aku tidak akan mengenal Kudusku. Aku tidak sedekat ini dengan teman-teman semasa SD-ku, tidak memiliki sahabat di Kudus, tidak mengenal Risdi dan teman-temannya. Aku tidak akan merasakan Sakitnya dibilang Bodoh oleh seseorang, tanpa dia tau, bagaimana aku jatuh bangun untuk belajar hingga akhirnya aku menyelesaikan studi S1ku. Sakitnya dibilang tidak mau belajar, padahal aku adalah orang yang paling rajin dan kaku menurut beberapa teman yang dekat denganku. Sakitnya dibilang Sarjana nyasar. Sakitnya tidak bisa melakukan apa-apa karena memang belum memiliki passion, pandangan tentang pekerjaan. Bukan karena tidak bisa melakukan apa-apa, tapi memang belum terbiasa dan belum berpikir. Baru mencoba menempatkan hati menerima lingkungan. Selain itu, aku juga tidak akan merasakan sakitnya jadi bahan gosip, gosip yang tidak pernah bisa aku konfirmasikan. Gosip yang tidak pernah bisa aku luruskan. Gosip yang tidak berujung.
Waktu itu, Semua orang bertanya "Kok Mbak IRA bisa kuat sih?". Aku bahkan tidak bisa menjawab, karena aku kuat, karena sebenarnya aku belum melakukan apa-apa, bahkan ketika aku melakukan sesuatu yang salah, seharusnya dijadikan maklum karena memang aku belum mengerti dan tidak sengaja melakukan suatu kesalahan, semacam belum tau mana yang salah dan mana yang benar. Atau sebenarnya aku kuat, karena sebelumnya, diperkuliahan semester pertamaku, atau semester awal-awal, aku juga sedikit mendapatkan treatment yang cukup menyita energi, emosi dan mendapatkan sedikit tekanan.Tetapi waktu itu, aku tidak menjalaninya sendiri, aku bersama dengan teman-temanku, saling menyemangati, saling berbahagia dan menghibur diri. Ketika aku di sini, aku benar-benar sendiri. Tidak ada seseorangpun yang bisa aku andalkan. Tidak ada yang bisa membelaku atau sekedar berdiri di belakangku. Bahkan waktu itu, akupun tidak bisa menulis, tidak tahu dikarenakan apa, yang jelas, buku harianpun tidak bisa ku isi. Orang-orang yang mengetahui aku diseperti itukan hanya bisa menjadi saksi. Orang-orang itu tidak bersalah dan aku tidak menyalahkan mereka yang tidak ada untukku. Orang-orang itu sudah seperti seharusnya. Seiring jalannya waktu, aku semakin menyayangi orang-orang itu, Mereka sangat baik dan i can't explain it again. Untuk seseorang itu. Aku bukan tidak memaafkan. Tapi memang tidak terlupakan. Maafkan aku yang tidak bisa melupakan. And You will regret it if i do it properly.

Minggu, 12 Juni 2016

KERJAANKU SEBAGAI PENYIAR RADIO

Diposting oleh Iraa di 05.17 0 komentar
Hai, Aku kembali. Kali ini mau bercerita banyak tentang pekerjaanku sebagai penyiar radio. Yang sesungguhnya tidak cuma siaran aja. Gambaran ketika aku menyebutkan Penyiar Radio, pasti sesederhana siaran, yang Cuma ngomong doang. Disini aku jelaskan sedetail mungkin guys. Penyiar radio di tempatku, tidak sesederhana itu. Selain aku harus operator sendiri, aku juga harus paham tentang Musical Touch, Smile Voice dan Talk to a friend. Itu baru siarannya aja. Belum setiap hari, aku harus nyari berita buat acara berita di radio. Itu artinya, aku juga bisa disebut Reporter Guys, hahaha. Nah ada lagi nih, setiap bulan, di radio itu pasti ada yang namanya Offair, jadi semacam acara, dimana semua penggemar radio dikumpulkan, nah tidak sekedar kumpul, diacara itu, juga diberikan semacam pelatihan atau ketrampilan dan sebagainyalah. Itu harus ada Narasumber, yupz tau dong yaaa, Narasumbernya itupun, aku harus nyari. Nah setiap acara, pasti membutuhkan yang namanya dana dong ya. Yupz aku juga nyari sponsor. Setiap bulan, gak Cuma satu, misal ada offair lain, dalam rangka menyambut hari special dan lain sebagainya. Bisa dong, aku menamakan diriku Marketing. Yes! Sebenernya aku multitalent banget yaa, bzz muji diri sendiri biar bahagia. Lanjut, kembali ke-siaran, siaran itupun ada yang namanya data atau dokumen atau arsip yang harus dikerjakan setiap harinya. Seperti, membuat bahan siaran, hasil SMS yang masuk, hasil peningkatan Sosial Media Station, semuanya ada laporannya. Dan laporan terpenting adalah laporan iklan. Misal salah muter iklanpun, ada sanksinya, misal buku hitam bahkan potong gaji. Nah aku jelasin dulu apa itu buku hitam. Buku hitam itu semacam raport, tapi khusus nilai merah. Jadi misal hari ini melakukan kesalahan, langsung ditulis dibuku hitam. Kalau kesalahan berulang-ulang, bisa dipotong gaji. Dan semakin bisa menjadi penyiar atau semakin lama menjadi penyiar, kerjaan itu akan selalu menambah, sementara gajiku tetap. Awal banget dulu pas interview sebelum jadi penyiar, aku inget banget, misal sudah ada progress atau sudah mulai bisa sesuatu selain siaran, gaji itu akan naik. Tapi yasudahlah. Eits, gajiku bukan tidak naik sih, tapi tambahannya dikasih secara cash, misal sebulan aku buat berita, dikasih cash sepuluh ribu, aku dapet sponsor untuk acara offair, aku dapet cash tiga puluh ribu, dan seterusnya. Bukannya aku pengen gajiku naik sih, tapi asal kerjaanku gak selalu ditambah, gitu aja sih. Soalnya, menurutku, gajiku itu termasuk banyak, kalau setaraf penyiar, tapi kalau kerjaannya selalu ditambah, yah gajinya jadi gak seberapa. Jadi kerjaannya semakin kesini, semakin banyak dan terkadang aku lebih memilih untuk tidak bisa, agar aku tidak ditambah kerjaannya. Hahaha jahat banget ya. Maaf. Duh jangan sampai anak stationku baca blogku deh. Takut. Hahaha enggak ding. Yaa seperti inilah yaa, aku kerja jadi penyiar juga sangat berhati-hati. Super duper hati-hati. Kenapa begitu? Ya mungkin lain kali aku akan bercerita lebih frontal. Hahaha butuh waktu dan kesiapan mental kalau itu.
Oiya aku jelasin dulu deh sebelum salah paham tentang gaji, jadi kata atasanku yang terdahulu, gajiku yang sekian, itu bukan gaji anak baru, tapi gaji anak yang sudah bisa apa-apa. Jadi aku dibentuk biar bisa sebesar gajiku itu. Seperti itu, semoga ngerti. Jadi kalau aku sekarang udah ditambah kerjaannya, ya emang itu gajiku. Seperti itu.

Tidak melulu tentang pekerjaan yang menurutku nyebelin sih. Penyiar radio membuat aku kenal dengan banyak orang, banyak komunitas dan tidak hanya berbicara di radio saja, karena bisa jadi Pembawa Acara yang dilihat banyak orang juga. Dulu awal pertama masuk, aku bener-bener dari Nol, belum bisa cara siaran, itu udah digaji full sama kayak aku yang sekarang sudah sedikit bisalah yaa~ sedikit. Jadi itulah kenapa kerjaanku tambah banyak dan gajinya tetap. Kalau aku lagi pengen bahagia sih, aku menghibur diri seperti itu. Jadi penyiar radio juga bisa jadi artis lokal gitulah ya, tapi aku sendiri sih yang belum siap jadi artis lokal, jadi aku masih membedakan diriku sendiri dan diriku, yang ada distation. Lebih mudahnya, aku menyembunyikan akun sosmed dari penggemar radio. Bahkan aku tidak mengganti apapun sosmed, nama BBM atau yang lain, dengan nama udaraku di radio. Aku belum siap dibully sih. Hahaha walaupun sebenernya kalau di studio atau kalau di kantor gitu tuh, aku yang sering dibully. Ini semakin kesini, kenapa semakin curcol. Ahahaha ya segitu aja dulu, lain kali lanjut curhat lagi ah. Terima kasih, maaf dan jangan lupa tinggalkan bullyan atau komentar ya. Semoga Menyenangkan.
 

IRA_Queen Wanna be Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review