Telah diputuskan kalau ini adalah
Blog terakhir yang akan membahas Pekerjaanku sebagai Penyiar Radio. Karena
pertanggal 18 September, aku telah resmi mengundurkan diri dari Manajemen. Blog
terakhir karena sebenarnya sudah tidak berhak untuk bicara banyak tentang
Manajemen. Aku sudah bukan Artis dari Manajemen itu lagi. Nama Udaraku sudah
aku kubur. Hahaha. Sebenernya ini aku akan membahas kenang-kenangan terakhir
dari Manajemenku. Jadi mari kita percepat saja. Sebelumnya, blog ini honestly
review dari aku, bukan untuk menjatuhkan Manajemen. Manusia berhak berpendapat
dan ini diunggah keBlog hanya untuk pengetahuan saja.
Oke jadi berawal dari weekly
meeting yang memberitahukan Kabar gembira. Bahwa siapapun yang mau menjadi Agen
Suatu produk yang jadi andalan Manajemen, akan mendapatkan Honor yang tidak
sedikit, sebenernya tidak banyak juga. Tapi menjadi banyak ketika menjadi agen
tidak memerlukan modal, tidak memerlukan menjual banyak produk. Menjual satu
produk saja, Sang Agen akan mendapatkan honor tersebut. Dengan artian tidak ada
target. Sebenernya ada, jika menjual lebih banyak, tentunya bakal dapat honor
yang lebih besar. Sebenernya udah ngrasa kalau Hal tersebut, tidak seindah yang
dijanjikan. Tidak seindah yang dibayangkan. Tidak seindah yang seharusnya.
Oke Fix. Tanggal 12 Agustus aku
menerima barang. dalam perjanjian, sebulan akan menerima Honor. Otomatis
tanggal 12 September aku harusnya dapat Honor. Oke semangatlah aku menjual
produk, waktu itu, aku sudah menjual 3 produk. Sekitar tanggal 30 Agustus,
Weekly meeting diadakan kembali. Mengatakan kalau Agen harus menjual minimal 4
agar bisa menjadi agen di bulan kemudian. Dan waktu diperpanjang sampai per
tanggal 30. Sebelum tanggal pengunduran diriku, yaitu tanggal 18 Sept aku sudah
menjual 5 produk. Dalam artian aku sudah menjual melebihi target. Walaupun
ditanggal 18 aku harus menyelesaikan tugas agenku, karena aku mengundurkan diri
dari Manajemen. Waktu itu aku bertanya pada Pihak Marketing tentang Honor
Agenku. Pihak Marketingku tidak tahu-menahu atas Honorku, bisa jadi Cuma dapat
separo. Bisa jadi full, karena toh perjanjiannya jual satu produk aja dapet
Full Honor, Cuma buldep gak bisa jadi agen lagi. Oke aku menunggu hari yang aku
anggap cerah. Yaitu tanggal 30 September, berharap aku dapet uang honor. Dan
ternyata yang aku dapatkan adalah uang jaminanku, bukan honorku. Lanjut cerita,
aku menghubungi Marketingku, kalau uang jaminanku yang diprediksi pada 13
Oktober baru cair, ternyata cair lebih cepat. Tapi honor agenku gak ada sama
sekali. Aku menanyakan tentang Honor Agenku. Marketing menjawab kalau cairnya
pertanggal 10. Penantianku yang seharusnya pertanggal 12 Sept harus
diperpanjang lagi sampai tanggal 10 Oktober. Sabarlah yaa menantikan Honor yang
menurutku gak seberapa tapi lumayan buat belanja make up. Dan menunggu hari
demi hari yang sebenernya aku hitung dari perjamnya. Jujur banget aku pengen
banget dapet uang itu, karena sejujurnya 5 produk yang laku, satu produk itu
aku beli sendiri untuk konsumsi keluargaku. Aku beli dengan harga yang tidak
murah. Padahal produknya kecil banget, bahkan aku enggak terlalu tau dan tidak
terlalu merasakan manfaatnya. Tibalah tanggal 10 Oktober. Aku cek saldo atm
berkali-kali nyampe Pulsaku habis (maaf perhitungan banget. Kasus ini aku
sensitif banget), saldo atmku gak nambah juga, akhirnya sore aku nanya
ke-Marketing lagi. Padahal statusnya aku sudah bukan member Manajemen lagi, dan
aku semacam menagih uang. Sebenernya aku menagih HAKku. Lalu Marketing tidak
punya jawaban. Besok baru dia bisa kasih jawaban setelah dapet jawaban dari
atasannya Marketing alias Kantor Pusat dari Manajemen. Besoknya aku bertanya
kembali dan hasilnya, aku gak dapat Fee karena dianggap mengundurkan diri
pertanggal 18 Sept. Seketika itu, aku langsung gak bisa sok manis lagi sama Marketingku,
padahal Marketing hanya menyalurkan jawaban dari Pusat. Bahkan aku membayar
satupersatu dari produk yang terjual, aku transfer pake pulsa, aku ke bank.
Sekali lagi aku memang perhitungan tentang ini. Dan sebenarnya aku coba
konfirmasi langsung ke-pusat, dan tidak ada jawaban. Baiklah. Berarti memang
bukan hakku. Produk yang aku beli, semoga bermanfaat. Dan semoga aku tidak pernah merugikan perusahaan, meskipun aku sudah dua kali nombok.
Sebenernya memang aku tidak
berhak lagi membicarakan Manajemen masalaluku. Maaf dan terima kasih.
Mungkin ini bukan bener-bener yang terakhir. selanjutnya mungkin akan membahas yang Indah-indah saja tentang Manajemen~ Kan tidak selalu Buruk dan tidak selalu Indah.
0 komentar:
Posting Komentar